Radar Malioboro: Agrowisata Dongkrak Panen Jadi 3 Kali Setahun
Yang paling terasa bagi petani Bulutana bukan ramainya kunjungan wisatawan, melainkan berubahnya ritme kerja di sawah. Sejak kawasan ditata dan pendampingan budidaya berjalan, siklus tanam di Kampung Sawah Abadi menjadi lebih rapat dan hasil per hektarenya naik.
Dampaknya sudah terasa di lahan. Sebelum program berjalan, hasil panen rata-rata 4 ton per hektare dengan indeks pertanaman dua kali setahun. Kini produktivitas naik ke kisaran 6–7 ton per hektare dan petani mampu memanen tiga kali dalam setahun.
Salah satu pengubah keadaan adalah eco-trail sepanjang 230 meter yang dibangun untuk memudahkan pengangkutan hasil panen dari lahan berkontur dataran tinggi. Menurut Ketua Pengelola KSA, Syafruddin, jalur itu memangkas waktu pascapanen secara drastis: padi yang dipanen pagi bisa sampai di rumah petani pada hari yang sama.
Pendampingan Pupuk Kaltim di Bulutana berjalan bertahap sejak 2023 melalui program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri). Diawali percontohan dekomposer, dilanjutkan pelatihan budidaya, pengendalian hama, pemupukan berimbang, dan pembuatan pupuk organik pada 2024, lalu penguatan kelembagaan serta pengelolaan pascapanen pada 2025.
Tahun ini fokusnya bergeser ke infrastruktur dan penguatan identitas kawasan — konservasi sawah, sarana wisata hijau, hingga promosi. Sasaran 2027 adalah standardisasi kawasan Kampung Sawah Abadi, sertifikasi Desa Wisata Hijau Bulutana, dan skema insentif konservasi sawah.
Wisatawan bisa ikut menanam lewat Sipadi
Kawasan ini ditopang sistem digital Sipadi Bulutana. Lewat platform ini wisatawan memesan jadwal kunjungan, ikut menanam padi langsung di lahan, lalu memantau perkembangan tanamannya dari rumah sampai musim panen tiba.
Tertarik merasakan langsung?
Adopsi lahanmu sendiri dan jadi bagian dari cerita pertanian berkelanjutan Bulutana.
Mulai Adopsi SekarangTulisan lainnya
Naratalk: Eco-Trail 230 Meter Percepat Pascapanen Petani
Jalur eco-trail 230 meter memangkas waktu pengangkutan hasil panen di lahan berkontur — sekaligus menjadi jalur jalan kaki wisatawan.
Baca
Warta Kalteng: Produktivitas Padi Bulutana Naik ke 6–7 Ton/Ha
Pendampingan budidaya dan pengelolaan pascapanen mengangkat hasil panen Bulutana dari 4 ton menjadi 6–7 ton per hektare.
Baca
Berita Manado: Panen di Bulutana Kini Tiga Kali Setahun
Hasil panen naik dari 4 ton menjadi 6–7 ton per hektare, dengan frekuensi panen bertambah menjadi tiga kali dalam setahun.
Baca