Semua berita
Liputan Media 06 Agustus 2026 2 menit baca

Warta Kalteng: Produktivitas Padi Bulutana Naik ke 6–7 Ton/Ha

W
Warta Kalteng
Sumber liputan media
Warta Kalteng: Produktivitas Padi Bulutana Naik ke 6–7 Ton/Ha

Kenaikan hasil panen di Bulutana tidak datang dari satu perlakuan tunggal, melainkan rangkaian pendampingan yang berjalan bertahap: teknik budidaya, pemupukan berimbang, pengendalian hama, sampai pengelolaan pascapanen dan produksi kompos dari sisa panen.

Dampaknya sudah terasa di lahan. Sebelum program berjalan, hasil panen rata-rata 4 ton per hektare dengan indeks pertanaman dua kali setahun. Kini produktivitas naik ke kisaran 6–7 ton per hektare dan petani mampu memanen tiga kali dalam setahun.

Pendampingan Pupuk Kaltim di Bulutana berjalan bertahap sejak 2023 melalui program PKT BERSERI (Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri). Diawali percontohan dekomposer, dilanjutkan pelatihan budidaya, pengendalian hama, pemupukan berimbang, dan pembuatan pupuk organik pada 2024, lalu penguatan kelembagaan serta pengelolaan pascapanen pada 2025.

Tahun ini fokusnya bergeser ke infrastruktur dan penguatan identitas kawasan — konservasi sawah, sarana wisata hijau, hingga promosi. Sasaran 2027 adalah standardisasi kawasan Kampung Sawah Abadi, sertifikasi Desa Wisata Hijau Bulutana, dan skema insentif konservasi sawah.

Pengelolaan kawasan dijalankan bersama: kelompok tani menyiapkan lahan dan produksi, sementara pemuda Bulutana menangani kunjungan wisatawan. Sebagian pendapatan dari kunjungan dikembalikan untuk pembiayaan benih, pupuk, hingga pajak lahan petani agar manfaatnya merata.

Wisatawan bisa ikut menanam lewat Sipadi

Kawasan ini ditopang sistem digital Sipadi Bulutana. Lewat platform ini wisatawan memesan jadwal kunjungan, ikut menanam padi langsung di lahan, lalu memantau perkembangan tanamannya dari rumah sampai musim panen tiba.

Sumber: Warta Kalteng — Integrasikan Pertanian dan Agrowisata, Pupuk Kaltim Resmikan Kampung Sawah Abadi di Bulutana Sulsel

Tertarik merasakan langsung?

Adopsi lahanmu sendiri dan jadi bagian dari cerita pertanian berkelanjutan Bulutana.

Mulai Adopsi Sekarang